Penyelamatan Sapi Pesisir

Penulis : Rifqi Elfajri, S.Pt
Fungsional Pengawas Bibit Ternak BPTUHPT Padang Mengatas
tulisan telah terbit di Majalah Sinar Tani
edisi 18-24 Juni 2014. No.3562 Tahun XLIV

Masyarakat Sumatera Barat mengenal sapi ini dengan istilah “jawi Ratuih/ Bantiang Ratuih”. Sapi yang berkembang di Sumatera Barat ini tercatat sejak adanya catatan dari bukti tulisan orang Belanda SCHLEGEL dan MULLER (1840) tentang adanya sapi yang mengarah kepada sapi pesisir.

Kajian serta penelitian tentang sapi ini sudah mulai dilakukan oleh para akademisi dan dari Kementerian Pertanian yang terus berkembang dan mendalam. Seminar-seminar serta paparan sudah cukup benyak menyita mata publik untuk melirik lebih focus potensi yang dimiliki oleh sapi yang terkenal nomor dua terkecil di dunia setelah sapi Dexter.

untuk lebih lengkapnya silahkan unduh di sini

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.